Sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola dan pencatatan kegiatan bank sampah binaan PT Pegadaian, FORSEPSI menyelenggarakan webinar "Ngobrol Pintar Soal Sampah Bareng FORSEPSI" Edisi #9 dengan tema Sosialisasi dan Penyegaran Aplikasi Pegadaian Peduli.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kembali kepada pengurus bank sampah mengenai fungsi, manfaat, dan tata cara penggunaan aplikasi Pegadaian Peduli sebagai sarana pencatatan transaksi sampah yang lebih tertib, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.
Selain menjadi media penyegaran bagi pengguna lama, kegiatan ini juga menjadi ruang pengenalan bagi bank sampah anggota baru yang belum familiar dengan aplikasi tersebut.
Dalam pemaparannya, Rahmad Nur Mustaqim menjelaskan bahwa Aplikasi Pegadaian Peduli merupakan platform yang dikembangkan oleh PT Pegadaian untuk mendukung pengelolaan data bank sampah secara digital.
Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengelola bank sampah dalam melakukan pencatatan transaksi sampah yang disetorkan oleh nasabah, baik yang dikonversikan menjadi tabungan emas maupun tabungan uang.
Melalui sistem pencatatan yang terintegrasi, data aktivitas bank sampah dapat terdokumentasi dengan lebih baik sehingga memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kontribusi bank sampah binaan Pegadaian dalam mendukung pengurangan sampah dan pengembangan ekonomi sirkular.
Narasumber menjelaskan bahwa keberadaan data yang valid menjadi sangat penting, tidak hanya bagi bank sampah itu sendiri tetapi juga bagi PT Pegadaian sebagai mitra pembina. Data tersebut dapat digunakan untuk mengetahui jumlah sampah yang berhasil dihimpun, jumlah transaksi yang terjadi, serta perkembangan konversi sampah menjadi tabungan emas yang selama ini menjadi salah satu ciri khas program bank sampah binaan Pegadaian.
Peserta mendapatkan penjelasan mengenai berbagai fitur yang tersedia dalam aplikasi Pegadaian Peduli.
Salah satu keunggulan aplikasi ini adalah dapat digunakan tidak hanya oleh pengelola bank sampah, tetapi juga oleh nasabah. Dengan demikian, nasabah dapat memantau perkembangan tabungan mereka secara mandiri dan memperoleh informasi yang lebih transparan mengenai transaksi yang telah dilakukan.
Aplikasi ini juga dirancang mengikuti kondisi nyata yang dihadapi bank sampah di berbagai daerah. Jenis-jenis sampah yang umum dikelola oleh bank sampah telah tersedia dalam sistem pencatatan.